Jun 15
Digg
Stumbleupon
Technorati
Delicious

Jangan Pernah Berdamai dengan Polisi

Menurut Wiki, Polisi berasal dari bahasa Belanda politie yang mengambil dari bahasa Latin politia yang berarti warga kota atau pemerintahan kota.

Dalam arti modern, polisi adalah suatu pranata umum sipil yang mengatur tata tertib (orde) dan hukum. Namun kadangkala pranata ini bersifat militaristis, seperti di Indonesia sebelum Polri dilepas dari ABRI. Polisi dalam lingkungan pengadilan bertugas sebagai penyidik. Dalam tugasnya dia mencari keterangan-keterangan dari berbagai sumber dan keterangan saksi.

Ada kejadian menarik dari teman saya seputar pengalamannya dengan polisi. Kisah ini terjadi sekitar pertengahan bulan Januari 2008.

Sebut saja Rudi, siang itu berniat untuk jalan-jalan di Jembatan Merah Plasa (JMP) Surabaya. Karena jarak dari rumah tidak terlalu jauh, dan mungkin hanya ke JMP itulah tujuannya, Rudi berangkat mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm. Sudah dapat diduga, belum sempat dia tiba di pusat perbelanjaan wilayah utara Surabaya itu, di tengah perjalanan dia dihentikan oleh polisi.

Selamat siang, Pak!” begitu polisi menyapa sambil tangan kanannya disilangkan di dahi kanan tanda memberi hormat. “Boleh melihat surat-suratnya?” tandasnya.

Bergegas Rudi mengeluarkan dompet dari saku belakang celana jeansnya. Dengan sedikit gemetar, dia mengeluarkan STNK dan SIMnya untuk diperlihatkan kepada polisi. “Bisa ke pos sebentar?” kata polisi sambil berjalan menuju pos yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat kejadian. Dengan sedikit ragu, Rudi pun mengikuti langkahnya dari belakang.

Bapak terbukti melanggar ketertiban lalu-lintas karena mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm pengaman,” kata polisi dengan tegasnya. “Damai aja, Pak,” jawab Rudi sambil menyerahkan beberapa lembar uang puluhan ribu rupiah sembari berjabat tangan.

Mengetahui apa yang dilakukan Rudi, polisi mengeluarkan surat tilang sambil berkata, “Bapak kena tilang karena tidak memakai helm dan mencoba menyuap polisi. Bapak saya beri surat tilang, dan ini sebagai barang bukti,” kata polisi sambil menunjukkan beberapa lembar uang puluhan ribu rupiah yang dipegangnya itu.

Singkat cerita, Rudi akhirnya mendapat hukuman 4 bulan penjara dengan tuduhan melakukan penyuapan. Maunya, Rudi ingin masalahnya cepat selesai dengan cara ini, tanpa harus menunggu proses pengadilan yang ujung-ujungnya juga membayar denda. Tapi apa mau dikata, hukum sudah bicara lain.

Sebenarnya, apa yang dilakukan Rudi tidak sepenuhnya salah, karena proses damai dengan polisi ini sudah menjadi tradisi bahkan sudah menjadi bagian dari hidup. Memang, dengan kata damai kadang masalah cepat selesai. Kita pun sudah biasa melakukan cara instan ini saat berurusan dengan polisi. Namun, kata “damai” pun tidak selalu membawa keberuntungan, seperti kasus yang dialami Rudi ini. Bisa-bisa masalah malah menjadi semakin rumit.

Lantas, bagaimana pendapat kita dengan kasus yang dialami Rudi ini? Apakah menyalahkan Rudi yang mencoba melakukan penyuapan terhadap polisi? Ataukah memberikan acungan jempol kepada polisi yang tidak mata duitan demi menegakkan hukum? Bagaimana sikap kita kalau mengalami kasus seperti Rudi ini. Tentu jawabannya ada pada diri kita masing-masing.


Ditulis oleh : Edi Purwanto S.W.

73 Tanggapan di “Jangan Pernah Berdamai dengan Polisi”

# Anang
Juni 15, 2008 | 38 komentar

ya pak. tp liat2 pulisinya jg. kadang ada yg bisa diajak damai, hehe

Anang’s last blog post..Bayi Berpenis Ganda

# kucluk
Juni 15, 2008 | 33 komentar

sip2..
info yang berguna!!

# Amrul
Juni 15, 2008 | 24 komentar

betul banget pak!

saya kalo ditilang ya minta sidang…

hidup keadilan :D
Amrul’s last blog post..Opening UPG Ceremony in the Ritz Carlton Jakarta

# diorockout
Juni 15, 2008 | 14 komentar

Bener..Bener..

diorockout’s last blog post..Membuat Gif Dengan Adobe Image Ready

# Rita
Juni 15, 2008 | 36 komentar

Iya mas sekitar desember 2007 lalu, saya dapat email yg mengatakan bahwa, jangan pernah coba2 nyuap polisi, bahkan di email itu diingatkan bahwa seandainya polisi nya menewarkan damai, jangan terkecoh karena sesungguhnya itu jebakan, begitu kita penuhi, bakal langsung diproses dengan tuduhan tindakan berusaha menyuap kepolisian..Baru sekarang saya tahu kalo kebijakan itu benar2 dijalankan…. .

Rita’s last blog post..Pemenang Turnamen Tennis Trakindo Cup 2008

# yusdi
Juni 15, 2008 | 20 komentar

nah lo…mungkin uangnya kurang banyak,,pulisinya ga mau nerima…kakakakkaka….

ga koq…

mending kl ditilang tanyanya gini aja “trus gimana pak?enaknya?”

kl tuh pulisi mau damai baru deh kasi….

yusdi’s last blog post..Nikmatnya Berorganisasi

# det
Juni 15, 2008 | 48 komentar

damai aja sudah…

*lirik kanan kiri, aman, sogok!!!*

:mrgreen:

# gunawanwe
Juni 15, 2008 | 2 komentar

cara yang salah untuk mewujudkan perdamaian dunia…
:-D
gunawanwe’s last blog post..Perkenalkan…. Jagoan Baru !

# gii3
Juni 15, 2008 | 1 komentar

wah… keadilan tuh emang sulit banget ditegakkan di Indonesia
masalahnya sekarang karena banyak orang yang suka “damai” :)

# Vandy
Juni 15, 2008 | 14 komentar

Pasti tiap hari ditangkep polisi.. biasanya yg ngajak damai kan polisinya :D . Polisi jujur nih… harus dilestarikan!! *hampir punah*

Vandy’s last blog post..Mana Yang Lebih Bagus?

# masenchipz
Juni 15, 2008 | 22 komentar

hwek…. klo mo ditilang… mita kebijakan aja om… trus sok gaya aja… biar om polisinya agak takut…. gini… tanyain NRP ama diditlantas mana? klo ga mempan… ya terpaksa… kaburrrrr…. hiks…hiks…

masenchipz’s last blog post..Keuntungan ngasih komentar pada blog

# Edi Psw
Juni 15, 2008 | 123 komentar

» Anang :
Betul, Mas. Hanya ada 1-2 orang polisi aja yang berbuat seperti itu, selebihnya hanya dengan salam-tempel, masalah menjadi selesai.

» kucluk :
Sama-sama, Mas.

» Amrul :
Begitu lebih baik daripada masalah menjadi lebih rumit.

» diorockout :
Maksudnya, bener polisinya ya?

» Rita :
Tapi masih banyak juga orang yang melakukan cara instan dengan salam-tempel kepada polisi.

» yusdi :
Berarti kalau polisinya minta uang damai, kita tuduh balik telah melakukan pungli. Begitu?

» det :
Mas Dion kayaknya udah pengalaman nih!

» gunawanwe :
Betul sekali, Mas.

» gii3 :
Betul sekali, mereka tidak mau repot-repot menempuh proses pengadilan yang bertele-tele.

» Vandy :
Kadang ada juga oknum polisi yang berbuat seperti itu.

» masenchipz :
Kalau kabur terus ketangkap lagi, ntar hukumannya jadi lebih berat.

# realylife
Juni 15, 2008 | 7 komentar

jawabnya bingung pak ( mencoba diplomatis )
dah lama ngga mampir , maaf ya pak , lagi nyiapin acara kopdar di medan dan program2 ke depannya

realylife’s last blog post..Aku ingin menjadi …

# sawali tuhusetya
Juni 15, 2008 | 49 komentar

wah, rumit juga ya, pak. apa yang dilakukan rudi sebenarnya fenomena yang sudah sering terjadi. saya jadi curiga, nih, jangan2 apa yang dilakukan oleh pak polisi itu hanya trik karena telanjur mencegatnya. utk menjaga wibawa, petugas itu lantas berpura2 ndak mau dikasih duit. kalau ini benar, payah. tapi kalau pak polisi memang benar2 ingin menegakkan tertib berlalu lintas dan tak mau disuap, layak diacungi jempol pak dan rudi mau atau tidak harus siap menerima risikonya.

sawali tuhusetya’s last blog post..Dunia Pendidikan Kita Miskin Sentuhan Pembelajaran Elektronik?

# ubadbmarko
Juni 15, 2008 | 1 komentar

Polisi juga manusia.
Salam kenal.

ubadbmarko’s last blog post..MATA KULIAH ANTI KORUPSI

# okta sihotang
Juni 15, 2008 | 31 komentar

loh, loh, nagh loh, kok bgitu mas edi ???
klo berdamai ama polisi knepa ?

okta sihotang’s last blog post..Tentang Cinta …

# devari bali
Juni 15, 2008 | 4 komentar

Rudinya lagi sial aja tuh lalu cara nyogoknya juga keliru.
harusnya jgn langsung bilang damai dan kasi uang tapi bahasanya diperhalus misalnya “pak tolong dibantu saya biar bisa selesai di sini saja” :)
devari bali’s last blog post..Dangdut Musik Kampungan?

# natazya
Juni 15, 2008 | 7 komentar

ya kan emang benar yang namanya stigma “polisi mata duitan-tinggal disogok-nyari nyari kesalahan” itu beredar dengan liar di kita… tapi saya ga menyalahkan Rudi… sampai sekarang masih banyak Rudi Rudi lain yang dibesarkan dengan “pengalaman” dan “pencitraan” polisi yang masih sama…

natazya’s last blog post..Delusion

# dian
Juni 15, 2008 | 14 komentar

ini kisah nyata ? wow salut juga

itu devari kayaknya udah pengalaman hahhaha

kalo aku, kok gengsi ya damai ama polisi. pernah salah muter di batam, diambil simnya. polisinya mau nulis, lamaaaaaaaaaa banget seolah olah nunggu aku ajak damai. ogah

dian’s last blog post..muter-muter

# edratna
Juni 15, 2008 | 33 komentar

Kemarin sore, untuk datang ke Monas dalam rangka kopdar anak saya terkena polisi di daerah Gambir, dia ngotot menunjukkan marka jalan kalau dia tak salah, dan meminta sebaiknya ditilang aja, karena dia akan menjelaskan nantinya di sidang pengadilan. Akhirnya oleh polisi dibebaskan…saya tak tahu polisi menyadari kesalahannya atau udah capek karena mungkin dari anak saya ga bakal dapat uang.

# pudakonline
Juni 16, 2008 | 7 komentar

Demi Indonesia, semoga ini bukan fiksi dan benar-benar diaplikasikan oleh banyak aparat yang lain, tidak hanya polisi saja, terlebih aparat yang sekarang lagi menyedot perhatian publik, seperti penghuni gedung bundar itu pak.

pudakonline’s last blog post..Love Books!

# Rindu
Juni 16, 2008 | 31 komentar

Semenjan berjilbab, saya berjanji tidak akan berdamai dengan polisi … dan pengalaman 2x seharusnya kena tilang, para polisi ini malah menyuruh saya meneruskan perjalanan, karena tahu tidak ada acara damai ditempat… kesian deh tuh polisi, gigit jari :)

# waterbomm
Juni 16, 2008 | 34 komentar

iya ya.. heran.. itu 1 dari sekian juta polisi yang tertib ma undang-undang :D
waterbomm’s last blog post..Ya, Saya kalah

# tehaha
Juni 16, 2008 | 8 komentar

sebenarnya mengeneralisasi itu tidak baik..
tapi, kalau fakta menunjukkan mayoritas seperti itu..
siapa yang salah yah pak..??

tehaha’s last blog post..euro 2008 dan efek pain-killer………..

# khofia
Juni 16, 2008 | 16 komentar

ah, jadi syerem syekali yah? trus, kalo ketangkep kudu dirampungin di pengadilan juga ‘kan?

khofia’s last blog post..Hitam…

# ulan
Juni 16, 2008 | 11 komentar

Rudi itu sapa mas??

ulan’s last blog post..Syal baru yang indah nan permai..

# carra
Juni 16, 2008 | 8 komentar

hooo… saya mah kalo bisa ga usah berurusan aja sama polisi alias berusaha mematuhi aturan lalu lintas :D
carra’s last blog post..Iklan-iklan Yang Cantik …

# Edi Psw
Juni 16, 2008 | 123 komentar

» realylife :
Iya, nggak apa-apa, moga kopdarnya sukses.

» sawali tuhusetya :
Ya, moga-moga aja sikap pak polisi ini demi menegakkan ketertiban lalu-lintas.

» ubadbmarko :
Salam kenal juga.

» okta sihotang :
Seperti dalam pepatah, maunya untung tapi malah buntung. Hehehe…

» devari bali :
Wah, mas Made kayaknya sangat berpengalaman, nih!

» natazya :
Jadi kalau seandainya kita menjadi Rudi, akan melakukan hal yang sama?

» dian :
Kalau itu, mungkin oknum polisinya yang sebenarnya ingin damai, tapi sungkan.

» edratna :
Wah, bagaimana dengan citra polisi kalau ujung-ujungnya uang?

» pudakonline :
Semoga keadilan selalu bisa ditegakkan.

» Rindu :
Emangnya pake jurus apa, koq sampai nggak kena tilang, De?

» waterbomm :
Semoga pengalaman ini ditiru polisi-polisi lain demi ditegakkannya keadilan.

» tehaha :
Yang menyuap pasti salah, tapi yang disuap pun kalau mau, berarti juga salah.

» khofia :
Mestinya begitu, demi ditegakkannya hukum.

» ulan :
Teman, Mbak.

» carra :
Sepakat! Selama kita tidak melanggar ketertiban lalu-lintas, kita nggak akan berurusan dengan polisi.

# sez
Juni 16, 2008 | 2 komentar

jangan juga minta keringanan pembayaran pada PDAM…
diringanin jadi sejuta…eeeehhh,,,di kuitansi ternyata cukup bayar 380rebu…
:_(

sez’s last blog post..jadinya curhat

# mZ.anGgIe
Juni 16, 2008 | 3 komentar

paling males dah kalo berurusan ama pak polisi
ribeetttt…..

mZ.anGgIe’s last blog post..Cuma sebuah untaian doa sederhana

# ndop
Juni 16, 2008 | 42 komentar

yang penting menuruti peraturan lalu lintas. TITIK!!!

HABIS PERKARA, lak iyo to…

ndop’s last blog post..Rokok

# quelopi
Juni 16, 2008 | 15 komentar

apakah anda memiliki rupiah yang banyak? kalau iya silahkan anda bertemu polisi dan menyumbangkan beberapa lembar.

# achoey sang khilaf
Juni 16, 2008 | 23 komentar

kalo salah ya kita harus ngakui saja
tapi kalo dibikin salah padahal enggak
ya jangan gamoang menyerah :)
achoey sang khilaf’s last blog post..Ah Biarkan Saja

# sluman slumun slamet
Juni 16, 2008 | 20 komentar

kan ada slip biru. kalau slip merah berarti kita “membantah” sehingga perlu disidang, sedangkan slip biru berarti kita “mengaku” salah, tanpa sidang langsung bayar denda tilang ke BRI. so gak ribet…
kalau mau sih kenapa gak sistem denda tilangnya aja dipermudah dalam proses pembayarannya. tahu kan sidang yang antri dan terkadang sengaja ditunda….
:D
tahun berapa ya pak pol terima paypal
:D

# wennyaulia
Juni 16, 2008 | 5 komentar

saya kok dulu seringnya pilih damai aja
lha kalo pakai jalan yang benar tu keluar duitnya lebih banyak…mana makan waktu lebih lama juga :D

# Edi Psw
Juni 17, 2008 | 123 komentar

» sez :
Saya baru tahu kalau di PDAM juga begitu.

» mZ.anGgIe :
Ya jelas lebih baik nggak berurusan dengan polisi.

» ndop :
Sepakat, selagi kita nggak melanggar ketertiban lalu-lintas, kita nggak akan berurusan dengan polisi.

» quelopi :
Wah, ada-ada aja nih.

» achoey sang khilaf :
Kalau Rudi memang benar-benar salah karena tidak mengenakan helm.

» sluman slumun slamet :
Terima kasih atas informasinya, Mas. Saya belum pernah menemui penggunaan slip biru dan slip merah dalam penerapannya di Surabaya.

» wennyaulia:
Memang jalan damai lebih enak daripada harus mengikuti prosedur yang semestinya, tapi itupun kalau polisi mau.

# djagung
Juni 17, 2008 | 8 komentar

hm…. polisi bisa ditandai ya yang mana bisa diajak damai mana yang enggak??? tapi polisi manusia juga, jadi mana tau satu2nya polisi gmn.

tapi sejauh saya pake motor dsb gak pernah kena tilang ato oprasi nih pak. gak tau kenapa kok pas punya sim gak pernah ketemu polisi, tapi dulu wuih… ke manukan aja kena operasi. tapi g berani minta damai, takut malah panjang urusannya. walaupun pernah sih sesekali minta damai n itu lebih baik… tapi sekarang gak lai2 deh…

djagung’s last blog post..ANAK-ANAK SETAN BERPISAH

# rama
Juni 17, 2008 | 1 komentar

mendingan nunggu polisinya yang “berbaik hati”.
Saya udah ditilang n emg gk niat nyogok, eh malah polisinya yang nawarin hehee… :-)
rama’s last blog post..Tragedi Monas 2 : AKKBB!

# edy
Juni 17, 2008 | 19 komentar

sebenernya lebih baik minta ditilang
selain emang terbukti bersalah akibat ga pake helm, proses sidang juga ga makan banyak waktu kok. malah di pengadilan juga ada calo yg bisa mempercepat proses :lol:
lagian nyogok polisi itu sama aja menyuburkan korupsi
kan sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit
mari berantas korupsi jalanan!

edy’s last blog post..Jangan Galak Dong!

# Edi Psw
Juni 17, 2008 | 123 komentar

» djagung :
Setelah tahu cerita dari teman saya ini, saya juga mikir-mikir mau damai dengan polisi. Jangan-jangan nyusul ke tahanan nanti.

» rama :
Kalau polisinya yang nawarin duluan sih nggak apa-apa.

» edy :
Sepakat, biar korupsi nggak menjamur di negeri ini.

# Ersis Warmansyah Abbas
Juni 17, 2008 | 8 komentar

Setuju … menegakkan aturan to

Ersis Warmansyah Abbas’s last blog post..Rutin Menulis

# Anggie
Juni 17, 2008 | 12 komentar

Waah… Susah pak, Tradisi suap menyuap sudah mendarah daging di Indonesia ini :)

Tapi sebenarnya tindakan pak polisi tersebut bagus kalau menurut saya, karena memang seharusnya mereka menunjukan secara tegas, kalau perbuatan tersebut salah…

Tapi ya, kembali lagi.. Polisi juga manusia, kalau ada yang lebih, sayang kan kalo ditolak? Hehehe….

Anggie’s last blog post..iPhone 3G: Twice as fast. Half the price

# Yari NK
Juni 17, 2008 | 50 komentar

Ya… syukur deh kalau begitu. Mudah2an hal ini bukan hanya terjadi di jalan raya saja, yang lebih penting juga mudah2an hal tersebut dapat terjadi juga di hutan2 lindung kita yang harus kita jaga….

Yari NK’s last blog post..366 minus 1

# Edi Psw
Juni 18, 2008 | 123 komentar

» Ersis Warmansyah Abbas :
Memang sebenarnya menurut aturan yang benar, melanggar tertib lalu-lintas itu diputuskan dalam sidang.

» Anggie :
Walaupun suap-menyuap sudah mendarah-daging, namun setidakkan kita harus mengurangi tradisi suap-menyuap itu. Nggak usah jauh-jauh, dimulai dari diri sendiri dulu aja.

» Yari NK :
Setuju, Pak, memang suap-menyuap itu bisa terjadi di mana saja, baik para pejabat maupun rakyak kecil, kecenderungan untuk suap menyuap itu selalu ada.

# adit-nya niez
Juni 18, 2008 | 13 komentar

Mending preventif aja. Unpredictable soalnya… :D
adit-nya niez’s last blog post..Benar-Benar Mabok…

# bayoe
Juni 18, 2008 | 10 komentar

dasar polisinya aja mata duitan :p

# kishandono
Juni 18, 2008 | 19 komentar

seharusnya seperti itu. tapi dari semua itu yang terpenting adalah membudayakan disiplin diri. jadi malah tidak perlu mengeluarkan uang, apalagi sidang.

kishandono’s last blog post..Bola Voli Formalitas   

# Juliach
Juni 18, 2008 | 20 komentar

Wah-wah-wah…sejak kapan ya polisi begini…Apa semua polisi di Indonesia begini juga?

Juliach’s last blog post..Perancis: Tak berhak mengondol Piala Eropa 2008

# leah
Juni 19, 2008 | 3 komentar

Apa jadinya kalo semua polisi seperti itu..

leah’s last blog post..Ngasih ga yah…

# azaxs
Juni 19, 2008 | 16 komentar

Yup… saya setuju dengan bung caplang…

Dari hal terkecil kita lakukan untuk mengurangi praktek KKN dinegeri ini (hallah) :)
azaxs’s last blog post..Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (kecuali Ahmadiyah)

# AngelNdutz
Juni 19, 2008 | 6 komentar

kasih kedipan maut ;;)

# Edi Psw
Juni 19, 2008 | 123 komentar

» adit-nya niez:
Sepakat, lebih aman begitu.

» bayoe :
Justru polisi yang itu tidak mata duitan karena tidak mau disuap.

» kishandono :
Betul, kalau disiplin pasti tidak akan ditilang.
Kalau tidak ditilang pasti tidak mengeluarkan uang.
Hehehe…

» Juliach :
Kalau semua polisi tidak mau disuap, patut diacungi jempol nih.

» leah :
Kalau semua polisi seperti ini, tradisi suap-menyuap itu bisa diminimalis.

» azaxs :
Mengurangi korupsi juga kan?

» AngelNdut :
Wah, kayaknya pengalaman banget nih.

# cempluk
Juni 19, 2008 | 14 komentar

cempluk salut sama pak polisi..sudah seharus nya memberangus tradisi jelek..

cempluk’s last blog post..Langkah manis blogger semarang

# ridu
Juni 19, 2008 | 20 komentar

wah.. dilema juga yah.. tapi apa karena uang “sumbangan” si rudi kurang??

ridu’s last blog post..Kalender + Libur Nasional = 2009

# IzulCyberCafe
Juni 19, 2008 | 1 komentar

Wah kalau sama mas ini malah disuruh main2 sama polisi..

:)

# sapimoto
Juni 20, 2008 | 14 komentar

@ Izul : bukan seperti itu yang saya maksud, coba baca lagi… ;)

Saya acungkan 4 jempol untuk Pak Polisi yang dengan tegas menolak suap… :)

# yudi
Juni 20, 2008 | 3 komentar

rupanya ada juga yah polisi yang model begitu, biasanya kan ngarep “uang damai”
salut :-D
yudi’s last blog post..RBT Ring Back Tone NSP Nada Sambung Pribadi

# norjik
Juni 20, 2008 | 35 komentar

bener2 asli “1 dari 1000 oknum polisi Indonesia” ..;))

# achoey sang khilaf
Juni 21, 2008 | 23 komentar

meski begitu kita cinta perdamaian :)
achoey sang khilaf’s last blog post..Pengumuman Hasil Ujian Masuk Bersama (UMB)

# aziz
Juni 21, 2008 | 14 komentar

@ det : buat semua blogger, jangan percaya semua kata2 det!!!

nice tips pak, biar saya praktekkan…. hehehehe

aziz’s last blog post..LUPA

# Edi Psw
Juni 21, 2008 | 123 komentar

» cempluk :
Sepakat, salut untuk pak polisi, ya?

» ridu :
Wah, nggak tahu juga ya, Mas. Soalnya Rudi tidak menambah uangnya, jadi nggak tahu apakah uangnya kurang, atau memang pak polisinya yang memang tidak mau disuap.

» IzulCyberCafe :
Langsung meluncur ke sana.

» sapimoto :
Memang pak polisi pantas untuk diacungi jempol.

» yudi :
Moga dicontoh oleh polisi-polisi yang lain.

» norjik :
Betul, oknum polisi yang dengan tegas menolak uang suap.

» aziz :
Maksudnya, mempraktekkan seperti yang dilakukan Rudi?

# zoel
Juni 22, 2008 | 9 komentar

damai ma polisi ujung ujung nya hhehehehehhe g’ tahan,,, tp g’ semua juga sihhh

# yusdi
Juni 22, 2008 | 20 komentar

kemaren saya kena tilang, *saya bukannya rule-breaker looo*
trus polisinya yg malah minta damai….weleh weleh

“mau sidang, bayar lewat BRI, atau dititipkan saja mas?”, kata polisnya

yusdi’s last blog post..SNATI 2008 [learning report]

# jiwakelana
Juni 23, 2008 | 3 komentar

Pernah dengar rumor jurnalis ttg patung Gajah Mada yg di depan mabes polri? Satu tangannya ada di dada, satu lagi ada di antara pinggang. Ini diartikan ketika tangan kanan menegakkan hukum, plus tangan kiri masuk kantong. Yang penting saling pengertian, heheheee.. Salam kenal mas edy.

jiwakelana’s last blog post..SENANDUNG DOA AL-QUR’AN

# yuni
Juni 23, 2008 | 9 komentar

iya pak… kalu kena polisi…. mbuleti…. aliase sebenere kan cuma mau duwitnya aja….

yuni’s last blog post..her lagi, her lagi…

# fetro
Juni 23, 2008 | 3 komentar

kalo bisa damai aja boss, repot urusannya dengan polisi

fetro’s last blog post..Pemanasan Global

# Alex
Juni 23, 2008 | 16 komentar

Saya lebih milih di tilang, karena itu memang salah kita kok.
ditilang uang denda nya masuk ke kas negara.
kalo instan dgn cara nyuap dijalan, uangnya masuk ke kantong

pak Edi, sy link blognya ya

Alex’s last blog post..LAYAR TANCAP

# kakanda
Juni 24, 2008 | 2 komentar

Kita pancing saja :)
kakanda’s last blog post..Kuis Pertama: Berapa usianya ?

[...] diapdet,  mas Chatoer yang lagi ngabsen nama panggilan, mba Chic yang baru ketamuan bbrp blogger, mas Edy yang cerita menyuap polisi,  Kucing yang pemalu buat Novel, mas Rozy yang selalu mengingatkan [...]

# nia
Juni 24, 2008 | 1 komentar

iyach tuchh, tapi klo lagi kekepet terus kena tilang y udah lah uang di saku harus melayang dan biar cepet jalan.. hehe…

nia’s last blog post..Manfaat Buah-buahan Untuk Kesehatan

# sagung
Juni 28, 2008 | 5 komentar

Ini susahnya kalo suap sudah jadi budaya …..
Sudah terbentuk pola pikir di dengkul otak kita.

Kalo ada polisi celingak-celinguk di pinggir jalan, pasti orang-orang mikirnya “polisi cari tambahan”.
Kalo ada polisi plintat-plintut pas ngurus SIM , pasti orang-orang mikirnya “polisi butuh pelicin”.

Salut buat polisi kita yang berusaha melawan pola pikir itu.

*semoga berlangsung seterusnya*

sagung’s last blog post..Sandra Dewi Menolak Kenaikan BBM

# Ade
Juni 29, 2008 | 4 komentar

mending minta surat tilang aja
nyogoknya ntar dipengadilan :evil:
Ade’s last blog post..Indonesian Nong Poy

# Edi Psw
Juni 29, 2008 | 123 komentar

» zoel :
Saya bisa menebak apa ujung-ujungnya, hehehe. Tapi tidak semua oknum polisi lho.

» yusdi :
Kalau dititipkan sama polisi, uangnya masuk negara nggak?

» jiwakelana :
Wah, saya belum pernah tahu patung itu. Masa artinya seperti itu, hehehe. Salam kenal juga.

» yuni :
Kalau seperti yang dialami Rudi itu, tambah mbulet.

» fetro :
Kalau polisi yang nawarin, nggak apa-apa.

» Alex :
Sepakat, sebisa mungkin menghindari kasus suap. Btw, saya link balik ya?

» kakanda :
Wah, gimana cara mancingnya ya?

» nia :
Ya harus merelakan uang saku nih, biar urusan cepat beres.

» sagung :
Semoga kisah ini dijadikan panutan oleh polisi lain ya?

» Ade :
Kalau di pengadilan, namanya bukan nyogok lagi, tapi denda.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar